Apr
26
2010

St Andrews - the Golfing Mecca
As usual, before we travel, I booked my hotel online thru various online booking agencies. When I tried St Andrew, I wonder why all hotel prices are above £ 80.- and from the pictures and the review it worth not more than max £60.-???
As I have no choice, and I don’t want to stay in a too shabby hotel, – this was supposed to be our honeymoon – I finally picked a hotel with a rather middle of the road price, not too cheap and not too expensive according to St Andrews’ standard (which is different from Edinburgh’s standard).

map of St Andrews
The Albany hotel was located in a good street, within access to the main attraction of St Andrews golf course and a few other local attractions, such as the harbor and an old ruined of St Andrews Castle, Fife Coastal Path, and St Andrews Cathedral. On the map, it’s located just in the middle of North Street. Within walking distance you could end up on the water front wheather it’s by St. Andrew’s Cathedral, an old ruin from the year 1160. From this point I could see the golf course as well as the harbour; and they are all within walking distance.

Harbour of St Andrews

Ruin of St Andrews' Castle - Built in 1200 by Bishop Roger, this was the St Andrews Episcopal Palace for 400 years.

St Andrews Cathedral - was founded in 1160, it took some 100 years to build by successive Bishop, but then parts collapsed in 1409, and in 1649 The Scottish Parliament authorised use of its stones to fortify the town.

Signboard of the city map very handy for tourists

St Rules Tower - the oldest tower in St Andrews built between 4th and 9th century.

The Royal & Ancient (R&A) Club House - the old Golf Course Club House

The Swilken Burn Bridge - the most famous little bridge, located on the 18th green of the Old Course. Whenever there's no game, tourist takes turn to pose on it.
Once my sat-nav took us there, I was very surprice that the hotel was only very small hotel. From the facade, it’s part of a long row houses that stretch along the block. It took only 3 bays, one bay for a widish single entrance door, and the other 2 bays are for windows that lighten the lounge which was only around 5 by 5 m size. I can asure that the width of the hotel building max is 8 m and only 2 storeys above the ground. This must be a very small hotel with less that 10 bedrooms.

"The Den" - small hotel room at the Albany hotel
Our room was straight ahead from the entrance door. They call it “the den”. I think this is a rip off…. for a very small bedroom with limited fasilities (small bathroom, small tv and very tight bedroom) I have to pay £110.- with the same price in Edinburgh we have stayed in a 5 stars hotel. But to my surprise, the hotel is very popular…. Must be the golf attraction that made all hotels in this city are exceptionally expensive
Apr
19
2010

foto debu dari gunung berapi di Islandia diambil dari BBC
Saya masih berharap-harap cemas tentang rencana pernikahan kami yang akan berlangsung di Scotland (baca: Britain is Grounded dan Gretna Green) yang sudah kami rencanakan beberapa bulan yang lalu. Semua persiapan rasanya sudah beres semua (baca: Mungkin kan semua berjalan dengan Lancar?). Kopor sudah tinggal di angkat masuk mobil dan menunggu saatnya untuk ke airport. Mentalpun sudah siap. Rasanya tidak mungkin ada yang meleset dari rencana.
Tapi seperti kata pepatah: “Manusia boleh merencanakan, tapi Tuhan juga yang menentukan”. Dan pepatah itu sampai sekarang masih berlaku.
Tepat seminggu sebelum kami seharusnya tiba di Scotland, TV Inggris memberitakan bahwa semua airport di Inggris Raya di tutup, Continue reading
Sep
12
2008
The traveler sees what he sees the tourist sees what he has come to see – Gilbert K. Chesterton

Ada banyak cara untuk melakukan Traveling, atau bahasa indonesian adalah jalan-jalan, ada yang berupa kunjungan wisata, dan ada juga yang berupa setengah migrasi setengah wisata…. yaitu ber”wisata”dengan jangka panjang. Hal yang terakhir ini lah yang saya lakukan sekarang.
Menurut pendapat saya ada beberapa cara untuk melakukan traveling:
-
Paling tradisional dari Jalan-jalan adalah berwisata ke suatu tempat, untuk jangka waktu yang singkat saja, beberapa hari saja. Aktifitas utama tentunya mengunjungi tempat-tempat yang khusus disediakan untuk para wisatawan asing. Aktivitas lain yang adilakukan adalah berbelanja. Dengan cara berwisata seperti ini, kita hanya mengunjungi ruang tamunya saja, tanpa tau seluk beluk tradisi dan budaya local terlalu dalam. Kita pun tidak terlibat pada kebiasaan sehari-hari atau pun harus beradaptasi dengan kebiasaan local. Disini kita Cuma sebagai tamu saja.
- jalan-jalan sambil berbisnis – biasanya ini juga hanya dalam waktu singkat saja. Apa yang didapat dari “perjalan bisnis”seperti ini adalah melulu kepentingan bisnis, tanpa ada waktu untuk benar-benar berwisata menikmati jamuan local. Malah mungkin saja kita Cuma tau hotel dan tempat berlangsungnya transaksi bisnis.
- Jalan-jalan sambil belajar. Contohnya adalah kalau kita berdomisili di Jakarta dan kuliah di Bandung misalnya. Dengan cara ini kita mengenal kota lain, selain kota Jakarta. Dan karena lamanya tinggal di Bandung, mau tidak mau kita berinteraksi dengan penduduk setempat dan berbicara serta mungkin beradaptasi dengan kebiasaan local orang bandung. Contoh sederhana adalah kemampuan berbahasa sunda setelah beberapa tahun jadi mahasiswa di Bandung misalnya.
- jalan-jalan sambil bekerja, yang terakhir ini seperti jalan-jalan sambil belajar, hanya saja tekanan dan interaksi dengan kebiasaan local berbeda. Dalam bahasa inggris yang terakhir ini namanya bukan Tourist, tapi Expatriate. Kita bekerja di tempat ini sambil melakukan wisata setempat, dalam waktu yang panjang. Interaski kita dengan kebiasaan local lebih dalam, dibutuhkan adaptasi yang lebih banyak dari pada sekedar berwisata seperti point 1
Sikap kita pun untuk melakukan traveling bisa berbeda-beda. Bisa cuma melulu menikmati tempat yang kita kunjungi dan menghabiskan uang kita disana, bisa juga dengan memper-hatikan, mengamati, atau malah tinggal dan menjalani kehidupan lokal dari tempat tersebut. berikut ini cerita saya dari catatan perjalanan yang saya lakukan selama ini.
Sekarang ini jalan-jalan saya adalah sebagai expatriate, saya menjalaninya secara berbeda dengan turisme biasa.
Ini adalah negara-negara yang pernah saya kunjungi:
Ini adalah peta tempat-tempat yang pernah saya kunjungi:
Another “interesting” map of mine: